ngodod

Sesuatu Yang Masih Tersimpan

Posted on: 23 Februari 2011

*Ini soal aku dan mantan*

Aku merasa masih ada sesuatu yang mengganjal, baik di pihakku maupun dia. Tiap kami bertemu, tentunya secara tidak sengaja, kami tidak bisa merasa tidak canggung. Seperti pertemuan terakhir kami. Mungkin lebih disebabkan karena kami beberapa kali putus nyambung.

Malam itu, sekitar pukul sembilan, aku masih asyik dengan komputer di depanku, membuka laman-laman internet. Membaca apa yang bisa dibaca. Sekedar membunuh waktu. Tiba-tiba ponsel teman disebelahku berbunyi. Entah apa yang mereka bicarakan, ponsel itupun disodorkan kepadaku. Sang empunya ponsel berucap bahwa ada yang ingin berbicara kepadaku. Whatttt….???

Oh…, ternyata yang menelpon adalah teman kami berdua. Sang penelpon meminta tolong padaku, untuk menjemput sejawat kami dari luar kota yang sedang berkunjung di Jogja. Menjemputnya dari hotelnya ke Bakmi Kadin. Wokeh…, lumayan, modal bensin dan motor bisa mbakmi gratis. Tak terlintas pikiran apapun waktu itu. Meski aku sekelibat ingat, mantanku yang ini masih punya kaitan pekerjaan dengan teman yang memintaku tolong dan yang akan aku jemput ini. Tapi ini jam sembilan malam kawan. Seingatku, ortunya tak akan mengijinkan anak gadisnya pergi malam-malam seusai maghrib. Motorpun aku engkol staternya menuju hotel.

Setelah aku menjemput, langsung aku menuju Bakmi Kadin. Tapi apa yang terjadi, mantanku ada di situ. Doh… Reaksiku adalah langsung tertuju pada temanku yang memintaku menjemput rekan kami di hotel tadi. Kemudian dia langsung berkata, “Aku lupa. Aku gak sadar tadi. Dia juga sempat protes ke aku, kenapa sampai kamu yang jemput.” Ya.., aku sebenarnya sudah tak punya kaitan langsung lagi dengan pekerjaan mereka bertiga sekarang. “Jelaskan saja padanya. Jangan padaku,” ujarku.

Pertemuan itu akhirnya kelar kurang lebih jam satu malam. Aku sendiri santai, berusaha untuk tidak canggung. Aku tidak terlalu banyak ikut nimbrung dalam obrolan mereka. Namun tetap saja masih terasa, kami berdua masih merasa canggung.

Oke… aku putuskan, daripada menunggu Uya Kuya datang menghipnotis dan mengeluarkan semua unek-unek, aku mengirim padanya sebuah pesan singkat, mengajaknya bertemu. Sekedar melepaskan semua yang ada dalam benak dan pikiran.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Cahandong

Ternyata Anda…

IP

Gudang Dobosan

Ubuntu User

The Ubuntu Counter Project - user number # 24048

@ngododp

Kerjo Nganggo Pit

RSS Official Muhammadiyah Website

  • Maklumat Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Tentang Gerhana Bulan
  • Pemuda Muhammadiyah Ciseeng Deklarasi Gerakan Tolak Politik Uang
    MUHAMMADIYAH.OR.ID, CISEENG - Pemuda Muhammadiyah Cabang Ciseeng mendeklarasikan gerakan untuk merespon segala bentuk pelanggaran dalam Pilkada serentak yang akan dihelat pada tahun 2018 ini. Deklarasi tersebut bersamaan dengan diselenggarakannya pengajian bulanan Pemuda Muhammadiyah Ciseeng yang membawa tema "Politik Uang dalam Perspektif Islam" y […]
  • Empat Pesan Haedar Bagi Guru Muhammadiyah
    MUHAMMADIYAH.OR.ID, MOJOKERTO – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, kualitas pendidikan sangat berpengaruh pada kemajuan suatu bangsa. Itulah semangat pembaharuan pendidikan yang dibangun oleh KH Ahmad Dahlan.Haedar menuturkan, terdapat empat ciri desain sekolah unggul yang dimiliki Muhamamdiyah, yaitu pertama, perspektif pendid […]

Blog Stats

  • 46,536 hits
%d blogger menyukai ini: