ngodod

Karena Matematika Tidaklah Menakutkan

Posted on: 25 November 2008

Banyak sosok pengajar yang singgah, datang dan pergi, di ingatanku. Namun bukan berarti pula, secepat itu kenangan akan mereka cepat datang dan pergi.

Banyak sosok guru yang aku kenal, tapi ada satu nama yang cukup lekat di ingatku. Namanya Pak Aries, guru Matematika paling kejam soal nilai di SMA-ku. Nilai enam puluh di ulangan harian Pak Aries, mungkin tak jauh berbeda dengan nilai seratus untuk ulangan guru harian yang lain. Aku merasakan tempaannya ketika duduk di kelas satu dan kelas dua SMA.

Batang rokok Gudang Garam Filter takkan pernah bisa dilepaskan dari bibirnya saat mengajar. Itulah alasan mengapa ia begitu gundah ketika sekolah kami sempat melarang gurunya untuk merokok ketika mengajar di kelas. Aturan yang akhirnya membuat ia meminta sebuah pengecualian kepada kami, yang akhirnya kami luluskan hanya untuk dia, agar dia tetap boleh merokok sambil mengajar di kelas. Setelah sempat dua pertemuan ia memaksakan diri untuk tidak merokok sambil mengajar di kelas, dan kami merasakan, ia menjadi seorang yang mendadak bodoh tanpa rokoknya. Iseng-iseng aku pernah menghitung berapa banyak batang rokok yang ia habiskan dalam dua jam pelajaran, aku mendapatkan sebuah angka fantastis, empat belas batang puntung rokok.

Memang kami terlihat bodoh ketika menerima pelajarannya. Karena mungkin tak ada soal yang tidak bisa dikerjakannya, sebuah mitos yang sampai sekarang aku percayai. Sampai akhirnya kami menemukan sebuah soal yang nyaris membuat kami percaya bahwa ia tetap manusia biasa. Sebuah soal dalam buku paket matematika, yang ternyata hanya mampu membuat dia nyaris putus asa, namun akhirnya dia menemukan jawabannya dalam tiga puluh menit.

Kecerdasan dia dalam mengajar dan membiasakan kami menelan soal-soal sulit memang luar biasa. Kami benar-benar merasakannya ketika ulangan semesteran. Kelas-kelas yang ia ajar, akan lebih cepat keluar ketimbang kelas-kelas lain. Soal-soal ulangan semesteran serasa cuman cekereme bagi kami, ra ono rasane. Bahkan terkadang kami jadi sok pamer dengan menunjukkan cara menjawabnya pada kelas lain yang tidak ia ajar ketika selesai ujian. Sambil berkata, “Soal koyo ngene ae kok angel. Sipil…” (terjemahan bebas: Soal seperti ini aja kok susah. Gampang…).

Sebuah kenangan sedih sempat ia ucapkan ketika ia hendak meninggalkan kelas-ku pada pertengahan kelas dua. Sambil menintikkan air mata ia mengucapkan kata perpisahan, “Kelas kalian memang bandel. Sangat bandel mungkin. Namun kebandelan kalian ditutupi oleh semangat belajar kalian. Saya tahu kalian memang bukan kumpulan anak pintar, tapi bukan berarti itu membuat kalian gampang menyerah. Kalian memang dikenal kelas buangan, kelas paling bontot kelas dua di sekolah ini. Namun jika saya disuruh memilih, saya akan memilih tetap mengajar kalian. Namun sekolah berkata tidak, mereka meminta saya untuk mengajar kelas lain. Saya tetap diperbolehkan sekolah bisa mengajar kalian, namun saya hanya akan bisa mengajar kalian Pelajaran Fisika. Sesuatu yang tidak saya kuasai.” Mendadak kami lemas mendengarnya. Namun sebuah kalimat penghibur kemudian lepas dari bibirnya, “Kalian tetap boleh kok bertanya pada saya mengenai Matematika.”

Pak Aries telah menorehkan kesan dalam padaku mengenai Matematika. Ia mampu membuat Matematika dari pelajaran yang menjadi momok menjadi pelajaran yang begitu menantang dan menyenangkan. Melalui tulisan ini, perkenan aku mengucapkan sekali lagi terima kasih kepadamu.

Postingan yang berkaitan dengan Hari Guru juga ada di sini, sini, sini, dan sini.

11 Tanggapan to "Karena Matematika Tidaklah Menakutkan"

http://anangku.blogspot.com/2008/08/momok-matematika.html

hehehe matematika juga momok….. tapi saya suka…. dan saya hidup dari matematika… halah

Saya benci Fisika. Tapi saya menikmati Matematika
Selamat hari Guru

dulu pelajaran yg paling saya suka adalah matematika dan fisika
ters Kuliah di elektro..
eh..sekarang malah jadi juru tulis..

Aku juga punya mentor matematika yang keren!
Tapi tetep wae aku ora paham😦

I love Akuntansi
matematika agak membuat kepala mumet hihihihihi

Saya sebel sama Matematika. Saya sempat bersyukur karena diterima di jurusan Komunikasi.
..
..
Tapi ternyata di bangku kuliah saya harus bertemu dengan Kalkulus. Matematika lantas terasa bersahabat dibanding Kalkulus $%^&^%* ini,, *teringat kenangan kelam*

matematika = makin tekun makin tidak karuan
😀

Saya suka matematika. Tapi tidak untuk Fisika. Padahal Guru Fisikaku Cantik, Muda, Seksi, dan Putihh.

matematika???
asyik jika disukai. Klo gak suka ya gak bakalan nyambung n tambah bingung.

Wah ini…ini….
Saya agak susah dengan matematika…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Cahandong

Ternyata Anda…

IP

Gudang Dobosan

Ubuntu User

The Ubuntu Counter Project - user number # 24048

@ngododp

Kerjo Nganggo Pit

RSS Official Muhammadiyah Website

  • IMM Maksimalkan Peran dalam Bidang Politik dan Sosial Masyarakat
    MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) menegaskan gerakannya untuk menuju Indonesia Berdaulat melalui kiprahnya di berbagai bidang. Dalam hal ini bidang Riset, Pengembangan dan Keilmuan (RPK) DPP IMM menunujukkan keseriusannya dengan mengadakan workshop dengan tema “Reaktualisasi Ilmu Pengetahuan Untuk I […]
  • Busyro : Melawan Korupsi Tidak Perlu Menunggu Hari Anti Korupsi
    MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika menutup Tanwir Pemuda Muhammadiyah di Tangerang berapa waktu yang lalu bahwa salah satu hal yang menyebabkan Indonesia kalah dalam daya saing dengan bangsa lain yaitu tingginya angka korupsi di Indonesia. Menyikapi pernyataan Presiden Jokowi tersebut, Busyro Muqoddas Ketua Pimp […]
  • Tanpa judul

Blog Stats

  • 45,807 hits
%d blogger menyukai ini: