ngodod

Tiap Manusia Ada Untuk Saling Melengkapi

Posted on: 30 Mei 2008

Tiap manusia diciptakan dengan kelebihan dan kekurangannya. Kelebihan dan kekurangan manusia, adalah sebuah tanda kesempurnaan manusia itu sendiri. Maka, aku suka menjadi heran, ketika ada yang punya hobi mencari kekurangan manusia yang lain. Bukan dalam konteks untuk diperbaiki, tapi dalam konteks mencari kesempurnaan. Sederhananya, tak ada torelansi untuk kekurangan. Sebuah sikap naif tingkat wahid.

sepeda dan petaniTiap manusia itu unik. Dengan keunikan masing-masing itulah, manusia bisa saling hidup berdampingan. Dengan keunikan itulah, tiap manusia bisa saling melengkapi. Kehidupan ini layaknya permainan sepakbola. Dengan keunikan dan kemampuannya masing-masing, sebuah permainan bisa tercipta. Ada yang jadi kiper, bek, pemain tengah dan penyerang. Gak mungkin kan, sebuah tim hanya dihuni para penyerang. Apalagi kalo modelnya seperti Filippo Inzaghi yang seneng diving. Keseimbangan tidak akan pernah terjadi.

Pun itulah, aku jadi sebenernya tertegun dengan amat sangat. Tertawa diluar tetapi nangis miris dalam hati. Ketika pacar temenku mengatakan bahwa perempuan idamanku adalah fotokopian diriku. Itu petanda bahwa aku sendiri gak sadar kalo aku termasuk manusia yang super duper naif. Manusia itu komplementer, saling melengkapi.

Kesalahan berpikirku yang terjadi adalah, aku memaknai kesempurnaan dalam wujud ketidaksempurnaan dengan cara melabelkan bahwa pasangan yang sempurna untukku adalah aku sendiri. Manusia itu komplementer sayang…

d’Masiv – Diantara Kalian

[gambar ngembat dari http://radensbuitenzorg.files.wordpress.com/2007/05/petani_dan_sepeda-2.jpg. ga tau napa aku kok pengen pasang gambar ini di postingan ini.]

7 Tanggapan to "Tiap Manusia Ada Untuk Saling Melengkapi"

[…] kata seorang kawan, “berbedalah, karena tiap manusia ada untuk saling melengkapi” Blogged with the Flock […]

nek podo plek jenenge “incest”

tapi jarene incest kui enak lo.. apalagi ma temen sekantor… huahahaha. [mangsude…???]

daripada hidup sendiri kan :p

hidup sendiri… merana sendiri…, gembira juga sendiri…

separuh nafas ku ada didirimu, jgn biarkan diri ini mati kehabisn nafas ….lengkapi diriku …..oh sayang engkau begitu ….sempurna

kowe ki gek nyanyi opow…? kok nggak nyambung…

akhirnya masQu sadar jg dri pingsannya…. makane jo nggolek kopiane smpean… ra nemu ngko… hehehe… tpi tnang aj kok mngkin mengko malah ma org yg g di duga… tetep smangat… no body is perfect…

siap dek…

iya, manusia itu komplementer.
Tapi saya mengakui, sering menginginkan cowok yang tipenya serupa dengan saya.

Padahal kalo dipikir2, lebih tepatnya kita membutuhkan pasangan yang kepribadiannya melengkapi diri kita.

Kebutuhan itu yang seringkali tidak selaras dengan keinginan.

seperti pas tersesat di moll dan kemudian panic buying muncul…

ah, bener banget mas.
semua manusia itu unik, jadi tentu aja ngga ada yang sama persis.

udah sunatulloh juga ada yang kaya-ada yang miskin, ada yang ganteng-ada yang elek – u name it lah.

* tapi sebenere tulisan sampeyan menyadarkan saya, kalo ternyata selama ini saya juga nyari yang karakternya seperti saya. huehehe.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Cahandong

Ternyata Anda…

IP

Gudang Dobosan

Ubuntu User

The Ubuntu Counter Project - user number # 24048

@ngododp

Kerjo Nganggo Pit

RSS Official Muhammadiyah Website

  • Haedar Nasir, Islam itu Agama Pencerahan
    Samarinda - Dalam kesempatan memberikan materi Gerakan Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan perspektif Ideologi dalam pengajian ramadhan yang diselenggarakan oleh PWM Kaltim 26 - 28 Juni 2015 di STIKES Muhammadiyah Samarinda, Jumat (26/6), Haedar Nashir menyampaikan bahwa Agama Islam sebagai agama pencerahan, maka bisa juga disebut sebagai Ideologi pencer […]
  • Gubernur Jatim: Muhammadiyah Harus Terus Mengambil Peran Penting di Masyarakat
    Malang- Muhammadiyah diharapkan tetap mengambil peran penting dalam melakukan pendampingan masyarakat miskin agar tidak semakin lebar jurang pemisah dengan orang kaya. Salah satu fungsi ummatan wasathan adalah menjaga keseimbangan ditengah disparitas kaya dan miskinm. Demikian disampaikan Gubernur Jawa Timur Soekarwo dalam Pengajian Ramadhan 1436 Hijriyah ya […]
  • Pemikiran Ahmad Dahlan Menjadi Bekal Institusi Pendidikan Hadapi MEA
    Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menjelang akhir tahun 2015 ini, tak hanya pemerintah dan masyarakat yang diharuskan untuk menyiapkan dirinya menghadapi persaingan global ini. Namun dunia pendidikan pun tak kalah pentingnya harus menyiapkan pula bagaimana sistem pendidikan saat ini, dapat menopang anak didiknya untuk bisa siap menghadapi MEA. Demiki […]

Blog Stats

  • 43,504 hits
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

%d blogger menyukai ini: