ngodod

Lapangan Pekerjaan, Bukan Bantuan Langsung Tunai

Posted on: 28 Mei 2008

kerjabaktiDisinyalir, akibat kenaikan harga BBM, akan banyak terjadi PHK. Nah…, ada yang berpendapat, sebaiknya pemerintah melakukan langkah antisipasi dengan cara menyediakan lapangan pekerjaan. Semacam pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan banyak tenaga kerja a.k.a. padat karya. Bisa juga dengan cara memberi pelatihan keterampilan khusus kepada para pemuda. Contohnya seperti yang dilakukan di kampung saya beberapa malam yang lalu. Dengan cara memberikan pelatihan cara mengecat marka jalan yang baik dan benar. Karena disinyalir pula, Pak RT kami akan mendapatkan proyek berupa pengecatan ulang a.k.a. rekondisi marka jalan sepanjang jalan Ring Road.

Hebat kan kampung saya. Kampung Serangan… kerja bakti juga

9 Tanggapan to "Lapangan Pekerjaan, Bukan Bantuan Langsung Tunai"

Kampung Serangan??

waa.. kangen Tengkleng Mak Zam, Pasar Ngabean..😀

kenal mas Is ora, kang?😀

Mak Zam dah pensiun… :((. Anak2nya dah pada ngabur semua. Jadi gak ada yang bantuin Mak Zam jualan lagi. Mas Is…, Mbak Yuni… huahahaha… dunia itu sekecil daun kelor Kang, aku dah kenal mereka sebelum aku seneng nge-blog. Kompatriot di Muhammadiyah.

mbok diajari coding dong… men iso tak dadik ke outsorce😛

yen jenengan gelem ngajari, yo rapopo…

heh, emang kamu tinggal di serangan? hehehe..ketahuan gak pernah kerja bakti😛

ya iya dong. masak ya iyalah. kan odong, bukan olah. hayo.., sapa yang gak kerja bakti. aku kadang2 suka nongkrong lo mbak sama anak2 serangan.

BLT sebuah pembodohan buat masyarakat. semua masyarakat berebut menyebut dirinyalah yang msikin. berebut menjadi orang miskin.

membuat orang miskin tambah miskin

dimiskinkan sodara…

kowe entuk BLT ra nang kampung?

ora… tenan.. suer..

wah kreatif!!
emang bener yang diperlukan masyarakat kita ini lapangan pekerjaan, bukannya duit cash!

duit cash sih dipake togel juga abis blas!

sepakat…!!! gimana pak presiden…, any comment..?

Sip..
cari usaha mandiri dan berdikari..
bikin warung makan saja..😉

hehehehe, bikin warung pecel aja gimana mas…?

mang bner tuh… tapi ga skedar lpangan pkerjaan… ud tau to kalo skrang pengangguran bkurang.. tpi 70% ad d lapangan kerja informal… tu jg ga terlalu bgus to… lapangan kerja prlu..peningkatan kualitas SDMnya jg prlu… ok bos…

sepakat. tapi saya ndak tau pemerintah serius nggak sama program pemberdayaan ukm-nya yang katanya juga digedein budgetnya untuk mengantisipasi banyaknya phk akibat kenaikan bbm. pfuuuh…

bener, mas. orang jangan dikasih ikan.
lebih baik dikasih kail.
mungkin itu yang membuat kita ga maju2 ya?
jadi BLT bukan solusi, tapi malah bikin ricuh.

eniwei, sebenernya kan ada balai latihan kerja (BLK) punya pemerintah. tapi ngga tau itu efektif atau engga.

yang bikin pengangguran makin banyak juga salah satunya kreditur (bank) lebih suka kasih pinjaman ke property dan konsumtif (kartu kredit) daripada ke sektor riil (ukm ato apa gitu lah).

* waks, pagi2 dah serius.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Cahandong

Ternyata Anda…

IP

Gudang Dobosan

Ubuntu User

The Ubuntu Counter Project - user number # 24048

@ngododp

Kerjo Nganggo Pit

RSS Official Muhammadiyah Website

  • IMM Maksimalkan Peran dalam Bidang Politik dan Sosial Masyarakat
    MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) menegaskan gerakannya untuk menuju Indonesia Berdaulat melalui kiprahnya di berbagai bidang. Dalam hal ini bidang Riset, Pengembangan dan Keilmuan (RPK) DPP IMM menunujukkan keseriusannya dengan mengadakan workshop dengan tema “Reaktualisasi Ilmu Pengetahuan Untuk I […]
  • Busyro : Melawan Korupsi Tidak Perlu Menunggu Hari Anti Korupsi
    MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika menutup Tanwir Pemuda Muhammadiyah di Tangerang berapa waktu yang lalu bahwa salah satu hal yang menyebabkan Indonesia kalah dalam daya saing dengan bangsa lain yaitu tingginya angka korupsi di Indonesia. Menyikapi pernyataan Presiden Jokowi tersebut, Busyro Muqoddas Ketua Pimp […]
  • Tanpa judul

Blog Stats

  • 45,807 hits
%d blogger menyukai ini: