ngodod

Trip to Mataram; Part III: Ketapang-Gilimanuk-Padang Bay

Posted on: 18 Maret 2008

Sampe di Ketapang sekitar jam lima pagi. Dalam kondisi kedinginan karena kejamnya AC Pelabuhan Ketapangbus yang menyiksaku semalaman. Ternyata bis harus antri buat naik ke kapal. Daripada melongo tak tentu, aku langsung menuju musholla pelabuhan. Absen dab…

Selesai sholat, daripada merongos, aku putuskan untuk beli koran. Ditawari Jawa Pos sama tukang koran, tapi dengan lugunya aku nanya sama tukang korannya, apakah ada Kompas. Weks…, jawaban dari tukang koran bikin aku kaget. Kompas baru nyampe Banyuwangi jam satu siang. Gedubraks… Ketimbang jadi pengangguran, aku beli aja tuh Jawa Pos, meskipun aku tahu, aku gak bakalan bisa baca tuh koran ampe abis. Aku gak cocok ma gaya jurnalisme dan tulisannya.

Abis bolak-balik Jawa Pos, sekitar jam tujuh perut kerasa keroncongan. Laper… biasanya jam segitu di Jogja dah makan. Kalo gak nasi kuning depan kosan Idrus atau nasi rames swalayan di Warung Mbah Tum. Dasar males jalan jauh. Aku samperin aja tukang jualan nasi terdekat. Modelnya sih pake pit onthel plus dikasih gerobak di belakangnya. MiripSararapan di Ketapang tukang siomay di Jogja lah. Aku beli satu bungkus. Nasi lauk ikan plus kerupuk. Cuman tiga ribu perak, kenyang… Aku bersyukur gak termasuk orang yang susah makan.

Jam setengah delapan bis baru masuk kapal fery. Pas aku selesai makan. Naik kapalnya gak kerasa sih, lha wong cuman setengah jam. Masih kalah sama naik kapal selama tiga hari dua malam dari Surabaya ke Bau-bau pas ada acaranya IRM dulu. Begitu nyampe bis lagi, aku langsung bablas tidur. Bali memang indah, tapi aku dah rada bosen ngelihatnya. Jadinya cuman liat setengah-setengah. Aku baru bangun pas bis berhenti buat istirahat makan siang di seputaran Denpasar.

Selesai makan, aku gak langsung bablas tidur. Nyempetin liat-liat Denpasar. Sambil smsan ma temen yang ada di Denpasar. Gak nyesel aku gak tidur, pemandangan pantai Bali bagian timur keren abis. Nih daerah emang belom pernah aku eksplor pas tiga kali perjalanan ke Bali sebelumnya. Apalagi pas menjelang masuk Pelabuhan Padang Bay. Keren abis…

Yang kebayang di depan, perjalanan empat jam naik fery dari Padang Bay ke Lembar. Kebayang boringnya. Apalagi pas aku lagi males baca buku. Tapi…

Aku terkaget-kaget, ternyata ada yang mancing ikan di atas kapal. Dapet lagi… keren… Belum lagi, setelah itu tahu di atas kapal ada yang jualan Kopi ABC Susu. Yiha…, menikmati sepoi angin laut plus ngopi. Sedep tenan… setelah pus ngecengin orang mancing plus minum kopi, aku putuskan untuk bobok siang… Penyakit kumat, molor diperjalanan. Zzzzz…..

About these ads

1 Response to "Trip to Mataram; Part III: Ketapang-Gilimanuk-Padang Bay"

ceritaiin dunk akomodasi dari banywangi ampe lombok apa aja
gw jga mau ke lombok neh

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Cahandong

Ternyata Anda…

IP

Gudang Dobosan

Ubuntu User

The Ubuntu Counter Project - user number # 24048

@ngododp

Kerjo Nganggo Pit

RSS Official Muhammadiyah Website

  • Mejelis Lingkungan Canangkan Gerakan Shodaqoh Sampah (GSS) di Lembang, Bandung
    Bandung Barat- Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melakukan Launching Gerakan Shodaqoh Sampah pada Ahad (29/3) di Kampung Pasir Ipis RW 02 Desa Jayagiri Kec Lembang, Kab Bandung Barat. Menurut Wakil Sekretaris MLH PP Muhammadiyah Miftahul Haq, kegiatan tersebut atas inisiasi MLH Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Bandung Barat dan MLH […]
  • Tingkatkan Akselarasi Program Pemberdayaan, MPM Rekrut Puluhan Fasilitator Muda
    Yogyakarta- Banyaknya kerja – kerja pemberdayaan yang harus dijalankan, membuat Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Pusat Muhammadiyah perlu mencetak kader fasilitator yang mampu dan mau melakukan pemberdayaan masyarakat miskin dan jauh dari hingar bingar media dan pemberitaan. Saat ini MPM PP Muhammadiyah telah merekrut puluhan fasilitator muda yang be […]
  • Inginkan Akreditasi A, Universitas Darussalam Gontor Jalin Kerjasama Dengan UMY
    Yogyakarta-Universitas Darussalam Gontor (UDG) ingin meningkatkan kemampuan sumberdaya yang dimiliki oleh pihaknya secara maksimal sehingga akreditas UGD bisa mencapai A, seperti yang telah dimiliki oleh UMY. Keinginan tersebut muncul ketika mengetahui UMY sebagai salah satu universitas swasta yang tergolong masih muda tapi telah memiliki akreditasi “A”. UDG […]

Blog Stats

  • 42,936 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: