ngodod

Trip to Mataram; Part II : Janji yang Terlewat

Posted on: 17 Maret 2008

Aku terbangun ketika dalam perjalanan menuju Solo, aku teringat, ada janji yang terlewat. Aku belum ngisi job analisys permintaan Poe buat tugas kuliahnya. Padahal tugas itu mau dikumpulkan besok. Sedangkan aku belum ngisi. Parahnya lagi, aku ngirim ke dia pake apa? Aku sudah di atas bus je… satu-satunya jalan, hanya via telpon. tapi gapapa, sebagai sesama pengguna XL, aku gak bakalan sampe jatuh miskin nelpon dia lama-lama. Parahnya, seingatku, Poe mau mengumpulkan tugas itu minggu depan. Sori ya Poe…

Selama di perjalanan dari Solo sampe perbatasan Jateng-Jatim, walhasil, aku sibuk ngisi form dari Poe yang udah aku cetak. Bikin garis besar jawaban. Sebelum akhirnya ntar aku jelasin lebih detailnya di telpon. Dan pas baru masuk Jatim, dah aku selesain tuh tugas. Aku memilih menunda menelpon Poe. Aku pikir nanggung, karena bentar lagi bis akan berhenti mampir di tempat makan. Aku milih nelpon dia setelah aku istirahat makan aja.

Hehehe, nih perut emang kapasitasnya gede. Emang nasi yang aku ambil sih sedikit, tapi aku puasin ambil sayur dan lauknya. Wekekeke… tapi aku gak berani ambil terlalu banyak sih. Khawatir ntar perut malah eror pas di bis. Yah.., sekitar tiga perempat kapasitas maksimal perut aseli plus sepertiga kapasitas perut eksternal.

Begitu masuk bus, aku langsung nelpon Poe. Hehehe, lucu banget. Aku ngerasa diwawancarai, semacam diinterogasi gitu, soal apa dan bagaimana sih sebenernya kerjaanku. Jadi malu…

Tapi…, aku jadi banyak belajar dari rentetan pertanyaan itu. Aku jadi lebih mengenal pekerjaanku. Lebih mengenal dengan apa-apa yang seharusnya dan sebaiknya aku fokuskan pada pekerjaanku.

Setelah wawancara malam itu, lega pula hati ini. Utangku udah lunas plus dapat “pencerahan”. Akhirnya, malam itu aku tidur pulas. Terjaga sebentar ketika bis memasuki Gempol, Pasuruan dan benar-benar terbangun pas shubuh ketika bis memasuki Pelabuhan Ketapang. Argh…, aku terlewat sebuah pemandangan indah di malam hari, PLTU Paiton…!!!

Iklan

1 Response to "Trip to Mataram; Part II : Janji yang Terlewat"

dapet yg laen juga ga mas di mataram ?
kesadaran dalam lubuk hati yg terdalam mungkin…
wkwkwkwkw (peace !)

yah.., seperti yang sudah kita ketahui bersama. rahasia itu telah terbongkar… kekekeke…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Cahandong

Ternyata Anda…

IP

Gudang Dobosan

Ubuntu User

The Ubuntu Counter Project - user number # 24048

@ngododp

Kerjo Nganggo Pit

RSS Official Muhammadiyah Website

  • Temui Jokowi, Pemuda Muhammadiyah Bahas Berbagai Hal
    MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, bersama Ketua-Ketua PP Pemuda Muhammadiyah pada Senin (20/2) bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Kantor Istana Negara. Dalam pertemuan tersebut, Dahnil menyampaikan hasil sidang Pemuda Muhammadiyah yang lalu, terutama terkait dengan Khittah Cipondoh, yakni Khi […]
  • Berlabuh di Kepulauan Selayar, Said Tuhuleley Disambut Warga Muhammadiyah Selayar
    MUHAMMADIYAH.OR.ID, SELAYAR - Senin Sore (20/2) tim Ekspedisi Kapal Apung Said Tuhuleley berlabuh di Pulau Selayar. Perjalanan kapal menuju Pulau Selayar dari Pelabuhan Nara, Lombok ditempuh dalam waktu 12 jam, seperti keterangan Yusran (awak kapal) yang turut berlayar bersamai kami. Turut menyambut kehadiran Klinik Apung Said Tuhuleley, Abdullah, Ketua Pimp […]
  • Haedar Nashir Resmikan Twin Building K.H. Ibrahim
    MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pada Senin (20/2) meresmikan Twin Building K.H. Ibrahim Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Pemberian nama K.H. Ibrahim sendiri merupakan saran dari Haedar Nashir, setelah dihubungi oleh Rektor UMY, Gunawan Budiyanto. Dijelaskan Haedar, K.H. Ibrahim merupakan Ketua […]

Blog Stats

  • 45,982 hits
%d blogger menyukai ini: