ngodod

Posts Tagged ‘xampp

Sebuah postingan ra mutu, sekedar biar nggak dicap sebagai ciken updet. Maaf kalo tulisan di bawah ini rada kenthir, ndak berguna dan membuat anda semakin bingung.

programmerTulisan ini diinspirasi oleh sebuah kecelakaan yang terjadi akibat hobi Gun, yaitu ngantuk, membuatnya sempat bertindak bodoh. Dengan tanpa merasa berdosa dan bersalah, Gun telah menghapus folder XAMPP dari laptop Djendelo-nya. Yang berakibat apache-mysql-php nya ndak jalan lagi. Kemudian ketika Gun menginstall ulang XAMPP, apache tetep ngeyel ndak mau jalan. Hal ini terjadi karena apache sedang bertengkar dengan suku Indian lain untuk berebut daerah kekuasaan.

*kalimat terakir kui opo???? kok ra nyambung blasssss. dasar sing nulis ndolop.*

Nah…, biasanya, saya dulu suka sekali dengan eror seperti ini. Karena masih ndak tau cara menyelesaikannya, maka kejadian langka ini saya selesaikan dengan cara menginstall ulang Djendelo. Namun, setelah googling sana-sini ditambahi dengan mbaca notifikasi erornya, saya berkeyakinan bahwa meskipun XAMPP sudah diinstal ulang, port 80 yang merupakan port default dari port apache, masih dipergunakan oleh XAMPP yang lama. Sehingga meskipun apache XAMPP yang baru maksa ndusel-ndusel untuk ngeyel make port 80 itu, tetep saja ndak mau. Karena apache dari XAMPP yang lama masih berkuasa penuh atas port itu.

Lalu bagaimana menyelesaikannya? Tanpa harus menginstall ulang Djendelo? Kan makin sering install ulang Djendelo bajakan, makin menumpuk dosanya. Benul ndak?

Begini. Langkah pertama. Install ulang XAMPP anda. Hajar saja seperti biasanya anda menginstall XAMPP itu. Saran saya, kalo anda sering make php-mysql buat kerja, opsi “install as a service” dari apache dan mysql nya di centang saja. Blu3x… Beres… Setelah selesai install, pasti ada notifikasi apachenya ndak mau jalan. Biarin aja. Yang jelas, jangan banting laptop ato komputer anda, banting saja pacar anda ke kasur.

Langkah kedua. Buka Perambah Djendelo, langsung tuju folder hasil instalasi XAMPP anda. Cari folder apache. Betul, folder apache, bukan folder mi**bi. Di dalam folder apache itu, ada folder namanya conf. Nah.., di dalam folder conf itu, ada file namanya httpd.conf. Klik aja pas file itu, buka dengan text editor kesukaan anda. Notepad saja boleh. Namun yang lebih asik malah Notepad yang ada plus-plus nya itu.

Langkah ketiga. Pencet aja Ctrl+F alias cari. Ketik aja di djendelo pencarian itu angka “80”. Itu angka keramat apache. Kalo anda ndak salah ngetik dan nggak salah liat, nantinya akan langusung menuju ke tulisan: “Listen 80″. Ganti tulisan laknat itu dengan menambahkan angka “80” di belakangnya. Jadi nantinya tulisannya menjadi “Listen 8080″.

Langkah keempat. Lanjutkan pencarian anda menggunakan djendelo cari tadi. Cari lagi angka “80” selanjutnya. Insya Allah akan ditemukan tulisan seperti ini: “ServerName localhost:80″. Ganti tulisan cabul itu dengan menambahkan angak 80 di bagian belakangnya. Jadinya nanti tulisan itu akan berganti menjadi “ServerName localhost:8080″. Simpan perubahan dengan mencet Ctrl+S. Ato terserah sampeyan gimana caranya, pokoknya perubahan itu di-save.

kalau anda bertanya kenapa menggunakan angka 8080 dan bukan angka lainnya? Itu pertanyaan bagus. Port 8080 merupakan port https. Sehingga kemungkinan port itu masih lowong nyaris absolut adanya. Apa itu https? Coba anda tanyakan sama Mbah Sok Tau Ini.

Langkah kelima. Restart komputer anda. Kalo ndak di restart, biasanya Djendelo akan tetep ngeyel ndak mau njalanin apache nya.

Langkah keenam. Setelah restart, buka internet browser anda. Ketikkan di address bar-nya “localhost:8080″. Insya Allah bisa jalan lagi apache jenengan. Biar ndak ribet, bookmark aja halaman “localhost:8080″ di internet browser anda. Biar ndak nulas-nulis terus.

Oh ya…, pesan terakhir. Menurut saya, sebaiknya anda menggunakan interner browser bermerek Opera saja. Enting polll. Ini bukan ngiklan lo…..

gambar diembat dari sini dan ini adalah daftar pustakanya.


Cahandong

Ternyata Anda…

IP

Gudang Dobosan

Ubuntu User

The Ubuntu Counter Project - user number # 24048

@ngododp

Kerjo Nganggo Pit

RSS Official Muhammadiyah Website

  • Yunahar Ilyas: Harap Kabinet Jokowi JK Tidak Hapus Kementerian Agama
    Jakarta - Kementerian Agama harus tetap ada dan namanya jangan diubah. Ini bagian dari sejarah bangsa. Hal tersebut disampaikan Ketua PP Muhammadiyah, Yunahar Ilyas di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng Raya 62 Jakarta, Rabu siang (17/9). Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengingatkan pemerintahan baru pasangan Joko Widodo dengan Jusuf Kalla tidak menghapus Kementeri […]
  • Bersama PTM, LPCR Jateng Tuntaskan Pemetaan Cabang Ranting di Semua Kabupaten Kota
    Surakarta - LPCR PWM Jawa Tengah telah menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di kantor PDM Kota Surakarta, Ahad, (3/8). Dalam forum ini diundang semua perwakilan LPCR PDM Se-Jawa Tengah dan PTM se-Jawa Tengah yg jumlahnya lebih dari 20 kampus. Pengurus LPCR PP Muhammadiyah juga turut hadir mendampingi kegiatan tersebut hingga selesai, yaitu Ridho A […]
  • LPCR Muhammadiyah Gelar Rakerwil se-Jateng
    Surakarta - Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) Muhammadiyah Surakarta dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surakarta (STIKES) PKU Muhammadiyah Surakarta menyelengarakan Raker LPCR se-Jawa Tengah, di Balai Muhammadiyah Surakarta. Humas STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta Teguh Wahyudi dalam rilis yang diterima muhammadiyah.or.id, Jumat (5/9) menyebutka […]

Blog Stats

  • 41,823 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.