ngodod

Posts Tagged ‘b2w

Pertama, karena simpel. Bisa dibawa kemana-mana. Dinaikin kereta, bis bahkan (bagasi) pesawat.Dengan berat yang masih masuk akal untuk ditenteng.

Kedua, harga relatif terjangkau. Polygon menyediakan dari harga 2jt-an untuk model seperti ini. Masih cukup ideal untuk seorang lajang. Cukup layak dan worthed.

Ketiga, belum punya. Inilah kenapa saya tulis di blog ini. Karena punya sepeda lipat menjadi salah satu resolusi di taon 2009.

Menurut saya, sepeda lipat (seli) adalah sepeda yang paling direkomendasikan untuk anda yang suka bersepeda dan sering bepergian ke luar kota.

Jogja akan (kembali) punya jalur sepeda. Itu bukan isapan jempol, bukan juga kacang. Pak Walikota Jogja, pada APBD taon 2009 telah mengalokasikan dana untuk membuat jalur sepeda. Tidak hanya di beberapa ruas jalan utama Kota Jogja saja, namun juga hampir di seluruh ruas jalan (utama) kota. Kabar ini saya dapat dari obrolan ringan ketika kongkow-kongkow dengan temen-temen B2W Jogja. Pada Jumat siang kemarin, beberapa dari kami plus temen-temen dari PetaHijau diajak berdiskusi perencanaan pembuatan jalur sepeda oleh DLLAJR.

Tidak hanya jalur sepeda, namun juga diusahakan berbagai sarana pendukungnya. Seperti parkir sepeda di ruang publik dan traffic light (baca: bangjo) khusus sepeda. Jadi untuk masa mendatang, boleh lo, pacaran nonton bioskop di Amplaz naik sepeda boncengan, karena bakalan ada parkir khusus sepeda di sana. Selain itu juga akan ada rambu-rambu lalu-lintas khusus untuk pesepeda, yang salah satunya memberikan informasi mengenai jalur terdekat (baca: jalan pedhotan alias tembusan) menuju lokasi tertentu. Sehingga nantinya pesepeda tak perlu melewati jalan utama yang membuat harus sedikit berputar dan menempuh jarak yang lebih jauh.

Kelihatannya untuk kali ini Pak Walikota memang serius, ingin mengembalikan Jogja sebagai Kota Sepeda. Dengan memberikan banyak fasilitas buat pesepeda. Oh ya…, ada beberapa hal yang masih belum final. Masih dalam proses penggodokan. Jadi, kita semua bisa memberi masukan, bisa melalui blog ini atau juga bisa langsung koprol ke website resmi B2W Jogja. Kalo melalui blog ini, Insya Allah akan saya segera sampaikan kepada para juragan B2W Jogja, tidak lebih dari 1×24 jam. Hehehehehe….

Ayo Nggowes.

Thanks berat buat temen-temen PetaHijau Jogja, yang banyak membantu dalam proses ini.

PS: Modiar kowe Dit. Kowe minggat seko Jogja, Jogja nggawe jalur sepeda. Jakarta gak ono jalur sepedane.

Gambar diembat tanpa ijin yang punya dari sini.

Apa kabar konversi BBM? Sudah lama nggak terdengar lagi kontroversi yang satu ini. Tertimbun oleh isu sidang BLBI, kasus dugaan korupsi para anggota DPR-RI, krisis energi, bahkan isu ecek-ecek dan ra mutu semacam tertangkap tangannya Sheila Marcia.

Ah, memang media itu sangat luar biasa. Bisa memainkan publik. Bisa memainkan apa yang sebaiknya dibicarakan oleh publik hari ini. Bahkan hingga membentuk opini. Konversi BBM yang sempat membuat rusuh dan panik masyarakat kalangan menengah dan menengah ke bawah ini akhinya berlalu begitu saja di tangan media. Seperti isu-isu yang lain, ketika media sudah menemukan isu baru yang lebih hangat dan menarik, maka tergantikanlah isu konversi BBM ini dengan isu yang lain.

Baca entri selengkapnya »

Hari ini, kebetulan aku tugas pergi mengunjungi klien kantorku. Pas dalam perjalanan pulang dari klien pertama, aku berpapasan dengan seorang goweser Bike to Work Jogja yang lagi nyepeda. Sayangnya, karena aku mbonceng motor teman kantorku dan kami rada ngebut, jadilah aku tak sempat menyapanya. Hanya kelebatan sepeda dan tag khas Bike to Work yang sempat aku lihat. Sempat takjub, karena yang aku tahu, beliau sang goweser itu ngayuh sepeda dengan menggunakan Pakaian Dinas Harian lengkap khas Pegawai Negeri Sipil. Waktu itu jam menunjukkan sekitar pukul setengah sebelas. Yah…, Jogja lagi panas-panasnya. Salut…

Waktu menunjukkan jam setengah dua, aku ada janji dengan klien lainnya di tempat kerja beliau. Habis sholat, aku langsung cabut. Janjiannya sih jam dua. Hitunganku, aku butuh sekitar dua puluh menit dari kantor menuju tempat klienku pake sepeda. Meskipun ternyata pada akhirnya, hitunganku salah. Aku hanya butuh sepuluh menit saja. Pas di perjalanan berangkat dari kantor menuju klienku yang ini, aku juga sempet berpapasan dengan seorang goweser Bike to Work Jogja. Untuk kali ini kami malah saling sapa. Sebuah sapaan yang menetramkan hati dan melupakan sejenak panasnya Jogja. Untuk kedua kalinya di hari ini, aku melihat seorang goweser yang juga seorang Pegawai Negeri Sipil menggunakan Pakaian Dinas Harian lengkap. Hm…, suer, aku jadi salut sama mereka. Mereka tetap nyepeda dengan seragam kantornya. Mereka tetap nyepeda meskipun matahari bersinar terik. Meski kadang kita tak tahu apa alasan mereka memilih sepeda sebagai alat transportasinya. Karena murah, menyehatkan, against global warming, ato sekedar hobi. Yang aku tahu, nyepeda itu candu dan Saturday Night Ride aku rindu…

[tulisanku kok jadi ilang fokusnya. ben wae lah...]


Cahandong

Ternyata Anda…

IP

Gudang Dobosan

Ubuntu User

The Ubuntu Counter Project - user number # 24048

@ngododp

Kerjo Nganggo Pit

RSS Official Muhammadiyah Website

  • Industri Rokok Incar Generasi Muda, Pemerintah Didesak Ratifikasi FCTC
    Jakarta - Hingga saat ini Indonesia belum juga menandatangani ratifikasi FCTC. Indonesia satu-satunya negara yang belum menyepakati pengendalian tembakau, padahal sudah hampir 90% negara yang sudah menandatangani Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) atau Kerangka Kerja Pengendalian Produk Tembakau. Di Indonesia hingga saat ini sudah ada 26 juta per […]
  • Yunahar Ilyas: Harap Kabinet Jokowi JK Tidak Hapus Kementerian Agama
    Jakarta - Kementerian Agama harus tetap ada dan namanya jangan diubah. Ini bagian dari sejarah bangsa. Hal tersebut disampaikan Ketua PP Muhammadiyah, Yunahar Ilyas di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng Raya 62 Jakarta, Rabu siang (17/9). Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengingatkan pemerintahan baru pasangan Joko Widodo dengan Jusuf Kalla tidak menghapus Kementeri […]
  • Bersama PTM, LPCR Jateng Tuntaskan Pemetaan Cabang Ranting di Semua Kabupaten Kota
    Surakarta - LPCR PWM Jawa Tengah telah menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di kantor PDM Kota Surakarta, Ahad, (3/8). Dalam forum ini diundang semua perwakilan LPCR PDM Se-Jawa Tengah dan PTM se-Jawa Tengah yg jumlahnya lebih dari 20 kampus. Pengurus LPCR PP Muhammadiyah juga turut hadir mendampingi kegiatan tersebut hingga selesai, yaitu Ridho A […]

Blog Stats

  • 41,842 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.