Posted by: ngodod on: 19 Mei 2011
Domestik dan publik. Produksi dan reproduksi. Ekonomi kapitalis telah menciptakan entitas-entitas ini. Reproduksi seringkali identik dengan kata domestik. dan Produksi lebih dekat dengan kata publik.
Masyarakat sampai saat ini banyak yang menganggap pekerjaan reproduktif tidak berharga dan tidak penting. Tanyalah pada ibu-ibu yang “tidak punya pekerjaan”, yang dalam KTP-nya di kolom pekerjaan menuliskan “Ibu Rumah Tangga”. Mereka akan menjawab pekerjaannya dengan malu-malu. Menganggap pekerjaan domestik dan reproduktif itu tak penting.
Dalam hitung-hitungan ekonomi kapitalis, pekerjaan reproduktif memang tidak menghasilkan secara langsung. Pekerjaan reproduktif (yang awalnya dianggap domestik) baru akan “bernilai” bila di-publik-kan. Hamil pada awalnya tidak bernilai finansial. Hamil baru akan bernilai finansial apabila perempuan hamil tersebut menyewakan rahimnya. Pekerjaan mengasuh anak baru bernilai ketika sekelompok perempuan membuka sebuah tempat penitipan anak berlabel PAUD atau TK. Berhubungan seksual baru dapat diuangkan apabila seorang perempuan menjadi PSK (atau kalau laki-laki jadi Gigolo).
Kumpulan Sabda Terakhir