Perkenankanlah Aku Mencintaimu

Oleh: KH. A. Mustofa Bisri

Perkenankanlah aku mencintaimu seperti ini
tanpa kekecewaan yang berarti
harapan-harapan yang setiap kali
dikecewakan kenyataan
biarlah dibayar oleh harapan-harapan
baru yang menjanjikan

Perkenankanlah aku mencintaimu semampuku
menyebut-nyebut namamu dalam kesendirian pun lumayan
berdiri di depan pintumu tanpa harapan
kau membukakannya pun terasa nyaman
sekali-kali membayangkan kau memperhatikanku
pun cukup memuaskan
perkenankanlah aku mencintaimu sebisaku

[nembat dari http://ngoceh.blogsome.com/2007/02/14/perkenankanlah-aku-mencintaimu/
teruntuk seseorang yang kalian tahu siapa...]

~ oleh ngodod di/pada 9 April 2008.

2 Tanggapan to “Perkenankanlah Aku Mencintaimu”

  1. jika ‘lah sudah waktuku
    maka kupinta engkau dengan
    segenggam hati yang kupaparkan
    dalam angan membawamu
    menjelajahi misteri indah dunya
    impian setiap jalma

    sudah pasti aku sepenuh jiwa
    dalam tampilan aku kelebihan
    dan kekurangan manusia
    aku mencintaimu, mungkin juga
    membencimu sepenuh cintaku
    hanya sepenuh cintaku

    maka aku harapkan
    engkau sambut sejemput senyuman
    mari, jalani…..
    hanya engkau dan aku; yang menghatikanmu

  2. moh … gak mau

    tenane.., nyesel lo.

Tinggalkan Balasan